4.88 dari 5 berdasarkan 41 dari penilaian pelanggan
(41 ulasan pelanggan)

TTR Co-Donguri [SHIZUKU]

Rp695,000

Ocharaku Co-Donguri [SHIZUKU] ini dengan mudah saya berikan predikat the cleanest sound di bawah harga Rp1,000,000. Crystal clear sound dari treble sampai bass, dengan dentuman bass yang kuat. Midrange nya sangat-sangat amat baik, full body sweet and clear. Walaupun suara sangat bersih, tetapi penuh dengan kesan analog. This is truly a gem.

TTR adalah perusahaan yang membuat Co-Donguri dengan licensi teknologi Tornado Equalizer dari Ocharaku.

Clear

Casing Earphone

Tambah Eartips

Reterminate

Untuk mendapatkan kualitas suara yang terbaik, kami sarankan anda memilih opsi reter P-3.5 PP untuk earphone anda.

Accessories

Ocharaku Co-Donguri [SHIZUKU]

 

ocharaku_co_donguri_info1 ocharaku_co_donguri_info2 ocharaku_co_donguri_info3

brand

Headfonia Store

price-class

0 – 1jt

Warna

Dawn Blue, Silver Moon, Smokey Gold

4.88 Dari 5 Bintang

41 reviews

Apa kata customer lain

  1. One person found this helpful
    aphiet_luthfi

    5 out of 5

    (verified owner)

    Mungkin gue disini salah satu dari beberapa yang beruntung punya Shizuku dari batch awal pas November awal 2016 kemaren. Jadi gue bakalan nge-review sedikit si Shizuku ini setelah 2 bulan punya IEM entry level dari Ocharaku ini. Jadi disini setup yang gue pake adalah transport gue pake hape android, lalu dicolok DAC/AMP Chord Mojo dan yang pastinya IEM Shizuku nya sendiri. Untuk genre lagunya mostly Rock 80’s, 90’s, sampe 00’s dan juga HipHop atau beberapa RnB juga, yang gue denger dari streaming Spotify Extreme atau yang gue download dari iTunes yang sudah gue pindahin ke hape gue.

    Kesan pertama pas dateng, cukup standar sih ya dan gak ngarep banyak juga dari pengalaman unboxingnya. Cuman kotak kecil dengan gambar Shizuku beserta warna pilihannya yang cukup besar. Lalu begitu dibuka didalemnya ada unit, spinfit 3 pasang (S dan L, M sudah terpasang di unit), dan juga kertas manual. Dan begitu dipake rupanya kuping gue lebih cocok pake size yang S.

    Untuk SQ nya jujur pada saat itu gue penasaran abis karena kena racun dari Mike yang bikin gue gak sampe mikir 2x buat beli nih IEM mumpung masih ada stoknya pada waktu itu. Pertama dateng langsung gak sabar gue coba. Kesan pertama sih langsung “Oh iya, emang bening nih IEM”. Gue sih suka bersih nya ini, lalu soundstage yang lumayan luas juga. Lalu ke bass nya yang gue rasa cukup banget, karena kebetulan gue itu pedes mania jadi gak masalah buat gue, terus ekornya juga cukup cepet dan enak banget ketemu tempo yang cepet. Lalu ke mid nya gue ngerasa mid / vocal nya agak maju, tapi gak sampe maju banget sampe kaya depan muka, cukup pas menurut gue. Tapi disini gue denger kalau ketemu rekaman yang jelek, vocalnya sedikit sibilance ya, ada “ssshhh” nya gitu ditarikan vocalnya. Terus pindah ke treble nya gue rasa disini oke banget, buat gue yang pedes mania dia berhasil mempresentasikan treble yang bersih dan detail.

    Cuman untuk minusnya, buat gue Shizuku ini ada roll-off nya dibawah banget dan diatasnya juga. Bass yang gak mencapai bawah banget / sub bass dan juga treble yang kurang lepas sampai ke nada tertingginya. Tapi untungnya treble nya ini bukan berarti sampe mendem, tapi cukup detail dan bersih juga. Dan juga separasi yang kurang, karena pas diawal sudah disajikan soundstage yang lumayan luas tapi ternyata separasi dan imagingnya masih kurang bermain disini.

    Ya emang akhirnya harus inget lagi sama harganya. Di harganya yang hampir 700rb ini menurut gue sangat worth it banget, apalagi buat para bright mania, dan juga vocal lover masih masuk banget. Untuk para basshead jauh-jauh deh dari IEM ini. Buat gue sih Shizuku ini ketemu lagu vocal atau rock (untuk metal jarang dicoba sih, bukan termasuk dalam Library gue soalnya) bakalan enak banget, di lagu tempo cepet dapet banget ‘galak’ nya. Mungkin itu aja review dari gue, sorry kalau agak kepanjangan. Thankyou juga buat HFS udah masukin barang keren nan value ini, jadi penasaran sama TOTL nya Ocharaku hahaha. Ditunggu juga barang-barang keren lainnya :))

    (1) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  2. 3 out of 3 people found this helpful
    rully.sinclair

    Best best best of the best mid lovers under 1jt

    (verified owner)

    batch pertama sebelum di publis edwin kasih coba demo shizuku ke saya tanpa basa basi saya langsung bayar cash ke kasir tanpa tau shizuku bakal datang kapan dan di batch ke dua saya ambil lagi buat tambah koleksi saya :)

    berhubung saya punya dua salah satunya saya reter PP biar tau seberapa bedanya shizuku di reter dengan jack oyaide.

    shizuku standar : Mid nya spesial dengan trebel rada2 kasar buat mastering lagu2 japan dan korea, sangat cocok buat lagu2 acoustic, slow vocal, piano solo terasa ini iem mid nya sweet dengan latar belakang penyanyi yang jelas tanpa ada malu2 mengucapkan sebuah lirik, rasa sweet seperti ini ngingetin saya pada cinta lama saya f111 :)
    cuma memang kelemahan nya ini bukan iem allrounder jadi rada2 pilih recording dan mastering yang bagus.

    shizuku reter oyaide PP mod mike : wow improve nya lumayan dari sektor bass yang lebih rapih dan berbody, mid nya jadi semakin lengkap upper mid lebih open dan tambah body di sektor vocal jadi nuansa si penyanyi jadi lebih open imaging yang lebih bagus, teriakan si penyanyi benar2 panjang tanpa ada malu2 tertahan. trebel sedikit lebih halus walaupun masih sedikit agak kasar kalau kena lagu jepan tapi lebih mendingan kok dibanding sebelum di mod.

    akhir kata saya sangat puas dengan mainan baru headfoniastore, terus cari barang2 hiden gems seperti ini agar semakin menarik kedepannya. sukses selalu headfoniastore

    (3) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  3. 3 out of 3 people found this helpful
    raykrislianggi

    5 out of 5 Excellent Value, but Not an All-Rounder

    Hiyah, akhirnya kesampean juga merasakan langsung Co-Donguri Shizuku ini kayak apa setelah nunggu sebulan lebih nunggu ada stock. Setelah hampir seharian cobain dan bandingin sama IEM dan headphone lain, saya mau coba bagi pendapat. Ini review pertama saya di HFS, dan ini bakal panjang banget karena saya mau cerita selengkap-lengkapnya, jadi silakan ambil popcorn dulu sebelum baca~

    Sebelum mulai, mau kasih tau sedikit preference saya soal audio, saya sendiri bukan audiophile, tapi saya pencinta detail dan suara-suara kecil di lagu karena saya sendiri beberapa kali compose lagu dan hobi ngecover lagu-lagu Jepang + anime yang composernya banyak masukin detail-detail kecil. Saya sangat menghargai effort para composer dalam menambahkan suara-suara kecil, karena suara-suara kecil itulah yang menurut membuat lagu jadi enak. Saya ga suka bass yang besar, apalagi kalo sampe bocor ke mid atau nutupin suara lain. Headphone / IEM yang menurut saya perfect adalah yang bisa mengeluarkan semua suara secara imbang, yang semua suara terdengar (tapi ga se-flat ATH-M70X juga). Saya sehari-hari pake Apple EarPods untuk casual listening / watching media in general, ATH-M50X + YAXI stPad Microfiber buat listening yang agak serius sama buat monitoring. ATH-M50X + YAXI stPad Microfiber bener-bener headphone yang paling cocok buat saya dari rentang harga 0 – 20jt. jadi saya bakal coba bandingin sama dua produk itu juga.

    Masuk ke review, poin-poin bahasan saya meliputi karakter suara, kualitas suara, kualitas buatan, suara secara keseluruhan dan ditutup kesimpulan serta penilaian akhir.

    SOUND CHARACTER:
    Dari yang saya bandingin, karakter suaranya paling mirip sama Zero Audio Carbo Tenore, tapi Co-Donguri jauh lebih bright, semua suaranya kerasa lebih maju, bass nya ga kurang ga lebih, sangat pas dan rapi. Male vocal (low mid) maju, female vocal (high mid) sangat maju, jadi para pencinta vocal di lagu kemungkinan besar bakal suka banget sama IEM ini. Ada yang bilang karakter suaranya mirip Duoza, tapi vocal di Co-Donguri jauh lebih terdengar dan lebih maju, dan bass nya jauh lebih rapi. Satu yang menurut saya kurang dari Co-Donguri adalah high nya yang ga terlalu kedengeran dan menurut saya terlalu halus. “Cring” nya lumayan dapet tapi volume suaranya relatif kecil dan tekstur suaranya terlalu halus. Equalizernya kalo divisualisasikan bentuk garisnya bukan V seperti treble biasa, tapi lebih ke
    \/\_
    Skor: 4.5/5

    SOUND QUALITY:
    Bagian ini yang agak ribet. Karena bahasannya cukup banyak, saya coba jabarin lagi jadi beberapa sub-poin.

    – Kejernihan (Clarity):
    Nah, ini yang bener-bener bisa mematikan lawan-lawannya sampe rentang harga 10+ juta, suaranya BENING, semua suara keluar dan kedengeran jelas. Ini hands down IEM yang sound clarity-nya paling bagus dari semua IEM yang pernah saya coba, bahkan Shure SE846 yang harganya 15 juta jauh dari kata bening kalo dibandingin sama Co-Donguri. Tapi kebeningan suara ini ada twist-nya yang bakal saya bahas di poin berikutnya.
    Skor: over 9000…

    – Separasi dan Detail (Separation and Detail)
    Di sini rating saya agak mixed. Untuk lagu-lagu genre jazz, akustik, klasik yang jumlah alat musiknya kurang dari 5 dan masteringnya bagus, IEM ini enak banget. Suara-suara yang kecil bener-bener kedengeran, detailnya bagus, top banget. Tapi kalo masteringnya jelek dikiiit aja, atau alat musik yang main lebih dari 5, separasinya pudar. Kalo mainin lagu yang genre nya Hard Rock, Metal, dan sejenisnya, separasinya hampir ga ada seakan semua suara alat musik di background tercampur berantakan. Bahkan bisa saya bilang lebih parah dari Apple EarPods karena ironisnya suaranya yang bening banget membuat separasi yang berantakan itu jadi makin kerasa berantakan. Separasi dan detail di Carbo Tenore untuk genre-genre lagu yang berat jauh lebih bagus dibanding Co-Donguri. Memang sebagus apapun IEM tetap ga bisa menandingi kemampuan separasi headphone karena ukuran driver headphone jauh lebih besar. Awalnya saya berharap Co-Donguri Shizuku bisa jadi IEM yang all-rounder (cocok untuk semua genre), tapi rupanya ngga. Dia cocok banget buat musik jazz dan akustik, bahkan orchestra sekalipun yang alat musiknya banyak, tapi ga cocok sama suara-suara yang banyak dan keras di lagu rock, metal, dsb. Saya belum tau apakah mengganti jenis eartip bisa improve separasi di IEM ini.
    Skor: 3/5

    – Soundstage:
    Saya sendiri belum cukup percaya diri sama kemampuan saya nilai soundstage, tapi dari yang saya rasakan cukup luas untuk sebuah IEM, nothing too special, tapi tergolong bagus. Tadi pairing sama SMSL M2, sebuah DAC ajaib yang bisa membuat bass yang awalnya sempit jadi terasa luas, efeknya juga kerasa di IEM ini, which is really good.
    Skor: 4.5/5

    – Fitting: eartip SpinFit yang saya pake adalah yang terpasang out of the box, belum diganti ke size lain dan dipakai secara normal (bukan over the ear). Fitting-nya pas banget di kuping saya. Ga perlu utak atik posisi, masukin ke kuping aja udah langsung pas.
    Skor: 5/5

    – Isolasi Suara (Sound Isolation): pas udah nempel di kuping, isolasi suaranya bagus banget, jauh lebih kedap dibanding pake ATH-M50X dan lebih kedap dari Ultimate Ears 350 sama Beyerdynamic DX 120 iE. Kedapnya berasa ada active noise cancellation, padahal dia passive noise cancellation.
    Skor: 5/5

    Sekian buat sound quality.

    BUILD QUALITY:
    – Kabelnya agak tipis tapi rasanya kuat. Ga seperti kabel biasa, kabel Co-Donguri punya tekstur. Saya sendiri ga tau apakah jenis kabel kayak ini ada sebutannya, tapi feel kabelnya mantap. Saya kira bagian glossy di deket eartip terbuat dari plastik, ga taunya pas saya pegang bagian itu terasa dingin, yang berarti kemungkinan besar bagian itu terbuat dari metal, which is really surprising. Build quality-nya ga main-main buat IEM harga segini. Tapi hati-hati driver flex karena demo unit yang saya coba udah jadi korban. Masukin sama ngelepas dari kuping harus pelan-pelan.
    Skor: 5/5

    FINAL VERDICT:
    Apakah ini IEM yang perfect buat saya? Jawabannya adalah ngga, dan memang sejauh ini saya belum nemu my perfect IEM. I’m a headphone guy, sejak pertama kali cobain ATH-M30X, abis itu upgrade ke M50X, saya ga bisa balik ke earphone lagi. Headphones are capable of producing much more natural sound than any earphone at any price range. Tapi apakah Co-Donguri nyaris menjadi my perfect IEM? Jawabannya adalah ya. Sekarang ini kandidat IEM yang mendekati sempurna buat saya cuma ada 3: Zero Audio Duoza, Zero Audio Carbo Tenore, dan pendatang baru nih Co-Donguri Shizuku. IEM ini cocok banget buat genre-genre tertentu dan ga cocok buat beberapa genre lain.

    Buat kalian pencinta vocal, jazz, akustik, orchestra, classic, suara yang sangat bening, bass yang pas + rapi, dan build quality yang top, IEM ini bisa jadi favorit kalian. Buat kalian yang bass head, cari separasi dan detail yang bagus di semua genre, dan cari yang overall enak didengerin untuk semua genre, IEM ini bukan buat kalian.

    Sebagai gambaran aja, IEM ini cocok buat dengerin lagu-lagu:
    – ABBA
    – Bee Gees
    – Dave Koz
    – David Foster
    – Earth, Wind, and Fire
    – GRP Records
    – Jamie Cullum
    – Kahitna
    – Mezzoforte
    – OST anime yang rekamannya bagus

    FINAL RATING:
    Untuk sebuah IEM secara keseluruhan memang ga perfect, tapi meskipun ada beberapa kekurangan, di harga sub-700rb, ini adalah IEM yang menurut saya value-nya ga ada yang bisa ngalahin.
    – General: 4.5/5
    – Relative to price: 5/5
    – Value: 5/5

    Semua yang saya tulis adalah berdasarkan opini, preferensi, dan telinga saya, jadi jangan percaya sama tulisan ini mentah-mentah, cobain langsung and experience it yourself. Thank you buat Headfonia Store yang menyediakan demo unit supaya kita semua bisa coba dulu sebelum beli, dan thank you buat yang udah bersabar baca sampe sini, semoga review ini bermanfaat~

    (3) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  4. Andy Ong

    5 out of 5 Racun!

    (verified owner)

    ini racun paling bening..di bawah 1juta hehehe

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  5. ozzie

    4 out of 5 decent quality with crazy affordable price

    karena heboh di jagad headphonia gw jadi penasaran.
    kebetulan gw lagi di osaka, bisa nyoba segala macam Ocharaku di Yodobaashi. akhrnya mutusin bwt beli

    Clarity _ earphonenya sangat bening, baik di frekuensi low, mid dan high. Dengan kelebihan distorsi yang sangat minim,tapi kalau dibanding dengan kakaknya donguri keyaki ti-plus masih kalah jauh.
    separasi_ bagus banget, kita bisa dengar masing2 intrument dengan jelas
    soundstage_ sangat baik untuk di kelas earphone di harga dibawah satu juta, bahkan 11/12 dengan shure 315 saya
    low freq_kuantitas bass tidak terlalu menonjol tapi kualitas low bass yang sangat baik
    hi freq_bening dan pas banget tapi nggak nyerang
    mid freq_halus banget, suara penyanyi jadi smooth banget. jauh lebih bangus dari shure 315 atw sony mdr ex 650 BA. tp karakternya mirip dengan sony xba-100 yang udah pake BA driver
    built quality _desain bentuk gw rasa kurang menarik bahkan utk semua org, dipake sampai 3 jam masih nyaman berkat spinfit eartips. kabelnya cukup bagus walaupun gak pipih

    pros: bening, defenatelly affordable price
    cons : desainnya aja yang kurang appealing

    tools: iphone SE, DAC/AMP:Audioquest dragonfly 1.5v

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  6. Senjaya

    5 out of 5 My IEM Nirvana

    (verified owner)

    Cuman bisa Speechless dengan tingkat kebeningan yang melebihi iem triple driver gw. Pengen coba quad driver tapi harga sudah melebihi budget. Akhirnya kenalan dengan Co-donguri shizuku dan lihat review nya ko Mike, katanya bs di adu dengan iem 10jutaan. Dalam hati berkata “ko mike sedang mabuk ya???”

    Lalu karena penasaran dengan hype nya lgs ditebus. Padahal ga ad rencana utk membeli iem ini sebelumnya.
    Beruntung gw dapat batch yang ke – 2 ini walaupun tidak pre-order.

    Begitu sampai langsung gw coba di player fiio x5 gen 2 + o2 amp (player dan amp bening)
    Seketika gw bagai mendapat pencerahan menuju surga (hahaha maksudnya surga musik). Dengan genre favorite gw di jazz, acoustic, classic, & country saya rasa iem ini mewakili iem nirvana saya.
    Bening dan tidak menusuk telinga seperti triple driver gw ataupun quad driver yg pernah saya audisi.
    Bass nya masih kurang nendang tapi bukan berarti tidak ada quantity bass. Malah bass seperti ini sangat rapih utk musik jazz dan country. Hanya saja utk musik edm atau trance, iem ini kurang cocok.

    Thanks.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  7. adrianyugo

    5 out of 5 Thumbs Up Headfonia Store!

    (verified owner)

    Mau coba kasih review sedikit kali ini, karena masih awam dalam bidang audio jadi gw akan kasih review mengenai pelayanan Headfonia store yang menurut gw KEREN banget. Bener2 harus diacungin jempol pelayanannya, dari pelayanan chat, online storenya, selain itu kasih input2an yang ngebantu buat orang2 awam seperti gw pas mau beli. gw sendiri sempat terkendala sedikit dengan pembelian online (karena salah gw sendiri sebenernya) tapi staff dari Headfonia malah yang mau ikut ngebantu, keren-keren bikin gw gak enak sendiri jadinya. Menurut gw pelayanan Headfonia store ini bagus banget, terus diimprove, dan makin keren!
    Kalau tentang IEM yg satu ini, kayanya masih belum mampu kasih review yg ngebantu karena masih awam juga, yang pasti sesuai banget yang gw pengen, suaranya asik, dan gw betah lama2 pake dengan volume standard :))

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  8. alwyn_djatioetomo

    5 out of 5 Best Value IEM

    (verified owner)

    Saya tertarik beli IEM ini karena begitu rame nya hype yang ada di HFS.. Dan seperti yang di review kan dalam video youtube nya memang benar clarity merupakan poin terkuat IEM ini. Hanya saja pasangan dengan spin fit mungkin bagi saya kurang cocok karena selain isolation nya tidak maksimal dan suara nya menjadi terlalu maju dan menusuk untuk selera saya. Oleh karena itu setelah diganti dengan ear tip Audio Technica menjadi lebih pas baik dari segi isolation dan kenyamanan, serta suara nya menjadi lebih tidak menusuk dan halus (dengan spin fit menurut saya agak kasar suara nya)
    Dan seperti review2 lain menyebutkan bahwa bukan all rounder saya setuju karena memang jelas dari karakter suara IEM ini yang clear, cenderung kering dan agak tipis lebih cocok untuk musik2 yang ter mastering dengan baik terutama di genre acoustic, rock, jazz dan classical. Untuk pop, r&b serta edm kurang cocok. Bahkan untuk vocal jazz seperti Ingram Washington, Diana Krall, Halie Loren terkesan korang bodi di vocal nya.
    Dengan harga dibawah 1jt, saya rasa memang agak susah untuk produk lain menyaingi kualitas suara dan built quality IEM ini

    Pros :
    1. Clarity
    2. Built quality (body and cable)
    3. Dynamic

    Cons :
    1. Bass dan mid bass kurang ber bodi
    2. Bukan untuk semua tipe musik
    3. Bawaan spin fit kurang cocok untuk selera pribadi saya

    Peralatan yang saya gunakan :
    1. AK240
    2. Chord Mojo
    3. Mix redbook and high res music upt o DSD

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  9. Aditya

    Speechless

    Simple Design [Check]
    Durable Cable [Check]
    Comfort fit [Check]
    Low Price [Check]
    Outstanding sound [Check Check Check Check Check Check Check Check Check Check]

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  10. ariefrivai2

    5 out of 5 IEM yang Mantab Jiwa

    (verified owner)

    Setelah menunggu sebulan lebih akhirnya kesampaian juga dapet iem yg fenomenal ini.

    Kesan pertama saat melihat kemasannya itu biasa seperti tidak terlihat jika ada sesuatu yg istimewa di dalamnya. next langsung aja…

    Pertama liat iem ini feel iem mahal tuh dapet banget, build quality bagus, mulai dari housing, kabel sampai detail pun di perhatikan. lanjut saat dipakai di telinga saya itu pas mau di pakai biasa ataupun over the ear semuanya nyaman….

    Sekarang lanjut ke sektor suara.
    Ini nih yg bikin saya senyum” sendiri kaya orang gila waktu pertama kali denger suaranya, benar” bening dengan detail yg amat baik, dari frek high sampai bass, tertata dengan apik dan jelas, setelah mendengarkan beberapa genre lagu berikut sedikit impresi dari saya:

    1. Di Highnya dapet banget cring cringya benar” clarity , walaupun ga sampe frek high yg paling atas, jadi kalo ada lagu yg sampai frek atas terdengar seperti tertahan disini, tapi inilah yg membuat suaranya tidak menusuk di telinga.

    2. Di Mid ini istimewa, suara detail terkecil alat” musik terdengar jelas disini, nyaman banget dengerin musik jazz, klasik, akustik, bikin betah,

    3. Vokal, vokal di Co-Donguri SHIZUKU ini spesial bagi saya yg cenderung suka dengan vokal maju, jelas sekali detail suaranya top dah

    4. Bass, menurut saya bassnya cukup ga mendem ga juga berlebihan, tetapi tidak sampai bass yg benar” deep, dan sebagian temen yg pernah meminjam iem ini ada yg bilang: “bassnya kurang jedag jedug”, ya memang ini bukan untuk pencinta bass, tapi memang benar untuk pecinta mid high,

    5. Separasi dan Soundstage, Separasi rata” dengan beberapa lagu ini saya nilai A, dan Soundstagenya benar” lebih dari ekspetasi saya untuk dana 700rb, saya sedikit sulit menilai bagian ini karena suara Co-Donguri ini jujur jadi untuk lagu yang source dan masteringnya kurang baik akan terdengar disini.

    6. Saya merasa jika pemakaian iem ini jika over the ear dan biasa terdapat perbedaan suara: jika dipakai seperti iem biasa, bass menjadi lebih terasa tetapi kurang mendapatkan detail, dan kalau di pakai over the ear suara lebih bening dan detail bass menjadi sedikit berkurang.

    Saya pun mencoba teman sekantor untuk memberikan impresi iem ini dan dia pun bilang: “Suaranya kaya lagi dengerin di studionya langsung”.

    Kesimpulan:
    – Untuk penggemar mid high, anda harus punya iem ini, bening, detail, pokoknya banyak jempol dah, jelas bukan untuk pecinta bass berat dan bukan iem all-rounder,

    -Co-Donguri SHIZUKU memberikan suara yg jujur, jadi jika sourcenya kurang baik maka jelas akan terdengar dan kurang nyaman untuk didengar, tapi kalo sourcenya bagus saya jamin kalian akan betah. ini memang iem yg “MANTAB JIWA”,

    Sekian dari review saya, terimakasih

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  11. Rian

    5 out of 5 GOKIL !!!!

    (verified owner)

    dari pertama gw cobain audisi demo unitnya di hfs, langsung jatuh cinta sama karakternya. cukup loud utk sebuah earphone tapi ga terlalu attack ke telinga, midnya gokil bassnya juga ga kalah kualitas, walaupun memang kadang sedikit tajem kalau denger lagu rock yg berdistorsi gitar tapi masih dalam batas wajar. Dan kayaknya ini bakal menggeser MDR1A gw, yg menurut gw udh paling oke buat gw pribadi.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  12. kevinsalam2016

    5 out of 5 IEM ajaib ajib ajib!!!!!!

    (verified owner)

    gw speachless ama nih iem, gw baru ketemu iem yang punya suara bening banget, clear. top markotop dah ni iem
    lebih racun dari pada mezzo, hahahaha :D

    gw llgs bahas :
    1. gile harga 600rban bisa bening :D How?? wkwkwk
    2. mid menurut gw sweet full bodied, enjoyable
    3. trable -> cring-cring lah (gw orang trable happy)
    4. iem lumayan transparat -> klo source lu jelek lgs kedengeran jelleknya.
    5. built quality -> dont doubt it.. its good. kabel halus, lumayan tebel

    overall gw suka banget sama ni iem walaupun bukan allrounder kaya mezzo. hahaha

    pas gw buka headfonia store lg tadi sore masih ada 3 sekarang tinggal 1, muke gile cepet bgt ya abisnya.
    kayanya orang2 msih pada penasaran sama iem gaib ini, wkwkwkwk

    nice headfonia :D

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  13. RuD

    5 out of 5 IEM untuk kolektor

    (verified owner)

    Saya tidak akan mereview tentang suara iem ini karena sudah bejibun reviewnya. Cuman ini iem BENAR-BENAR WAJIB dikoleksi, karena bakalan jadi legend iem.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  14. juki69

    5 out of 5 iem mengerikan

    Untuk musik metal & clasic dg tempo cepet, utk handling speed cepet cukup bagus, & utk ukuran rekaman studio, pake iem ini serasa distage, karena staging yg cukup luas, open dan lepas, lagu metal yg biasa saya denger bsa jadi musikal bgt, dr low smpe high krasa smua, g ada yg ditutup2i, setelah denger ini ckb50 & msr7 jadi ada yg kurang
    utk sound quality bener2 bisa dibanggain, saya baru tau setelah nyoba, apa itu dari maksud review2 “bening” muke gile lo om mike bisa ngracunin orang2

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  15. Agra Hermantoro

    5 out of 5 Bening Dan Menyenangkan

    Berawal dari pesanan teman saya tim JKT48 yang memesan IEM ini saat saya sudah berada di Indonesia. Teman saya pesan di komentar FB saya saat saya sudah pulang ke Indonesia. Setelah saya check, saya sedikit ragu dengan penampilan dan harganya. Sempat berpikir “IEM apa ini?”

    Beberapa minggu kemudian, teman kantor sudah mendengarkan musik lewat IEM ini. Saya penasaran lalu pinjam sebentar dengan sumber HP saya (Sony Xperia Z5). Entah saya kena pelet dari mana. Hari Kamis sore, saya lari ke Headfonia untuk mencoba IEM ini baik versi standar maupun yang sudah dimodifikasi jack 3,5 mm. Ternyata memang IEM ini memang menyenangkan. Keesokan harinya, setelah shalat jumat saya kembali lagi ke Headfonia untuk mendengarkan ulang hingga 2 jam. Akhirnya saya putuskan untuk membeli yang standar dahulu karena yang standar sudah memuaskan untuk saat ini.

    Uji Coba
    Source: Sony Xperia Z5.
    Musik uji: – Jazz Varian – O Zone Percussion Group,
    – Sharpening A Knife – Carl Cleves & Parissa Bouas
    – Improvisation – Percussion Ensemble.
    – For Cloud Dog And Jane – Dennis Kolen
    – Drum Set – Aya
    – Once In A While – Chantal Chamberland
    – Falling For You – Nicholas Cole
    Musik lain: jazz, GRP, R&B, hip hop, rap, EDM, folk.

    Sebelumnya saya menggunakan RHA T20 yang harganya hampir 6 kali lipat Shizuku. Karakter Shizuku untuk harga di bawah Rp 1 juta termasuk transparan. Tekstur alat musik dan micro detail lebih terasa. Tabuhan perkusi dapat dibedakan kalau ditabuh dengan tangan atau dipukul dengan alat. Begitu pula dengan ngepernya snar gitar akustik. Untuk alat musik tiup dapat dirasakan hembusan angin pada flute dan ludah pada saksofon.
    Permainan piano yang bening menimbulkan kesan soundstage yang luas, lebih luas meninggalkan RHA T20 walaupun belum bisa seperti headphone, apalagi sepeaker rumah. Hehehe. Piano electric seperti Fender Rhodes lebih terasa distorsinya. Distorsi Fender Rhodes yang membuat permainan electric piano ini menjadi lebih menyenangkan yang kalau di IEM sekelasnya kadang masih kurang muncul. Begitu pula dengan digital piano Yamaha DX7, benar-benar cling rasa crystal sound.
    Sabetan stick drum dapat dirasakan lebih hidup di IEM ini. Dapat dibedakan kalau pukul drum pakai stick atau brush. Yang membuat saya kagum, saya bisa membedakan snare drum antara Linn LM-1 dengan Oberheim DMX. Begitu pula dengan simbal dan hit-hatnya. Bagi sebagian orang, sabetan simbal agak halus sehingga ada kesan roll off di frekuensi tinggi. Tapi bagi saya sudah cukup senang dengan midnya yang bening. Mungkin kalau nanti merasa high agak roll off, saya merencanakan untuk melakukan modifikasi pada jack TRS 3,5 mm untuk menambah rasa “cress”
    Shizuku menyajikan vocal lebih maju dengan sedikit pewarnaan. Nafas, decak lidah, dan kecapan bibir terasa hidup. Tidak lengket seperti RHA T20. Walaupun vocal maju, bukan berarti tidak menyerang. Tetapi tidak warm. Lebih tepatnya pas dengan artikulasi yang sangat jelas dan natural.
    Untuk bass, Shizuku menyajikan bass yang pas. Tidak asal menggelegar dan berdentum. Bass di Shizuku menyajikan secara definitif dengan tekstur yang nyata. Tendangan bass drum cukup detail karena terasa tekstur bulu-bulu pada pemukulnya. Karakter bass yang seperti ini, mungkin membuat Shizuku ini tidak disukai untuk penggemar bass yang menggelegar atau pecinta EDM. Beberapa musik R&B masih dapat dirasakan bassnya yang cukup “ghlerrrr”. Tapi saat memainkan lagu Jazz Varian dari grup O Zone Percussion Group, gebukan bass drum masih bisa disajikan memuaskan. Untuk menambah bass bisa dengan menggunakan DAC amplifier atau mengganti eartip dengan merk SpinFit.

    Walaupun Shizuku ini bagus dan banyak kelebihan untuk harga di bawah Rp 1 juta, bukan berarti Shizuku ini tanpa kelemahan. Shizuku sangat jujur, saking jujurnya rekaman yang buruk atau source yang tidak bagus akan tetap disajikan apa adanya oleh Shizuku. Jadi kalau kebetulan Shizuku dipinjam oleh orang yang pakai source ala kadar dengan file MP3 128 download dari Youtube, pasti penilan mereka akan buruk dan mengatakan kalau Shizuku adalah IEM abal-abal. Respon bass yang lebih ke definitif bisa jadi membuat Shizuku tidak disukai oleh penggemar bass dan penggemar musik EDM.

    Demikian penilaian saya ini yang berdasarkan penilaian kuping saya. Kalau penasaran, sebaiknya coba dengar dulu.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  16. Tonny

    5 out of 5 Hati2 aja ama nih iem

    Pertama g cuman bilang kalo seneng sama suara yang orang awam bilang ngejreng suara bening . kalo orang umum baru coba mau maen audio mending pake nih iem cuman minusnya kalo mau upgrade iem jd mahal lompatnya (aka racun abis) bgt g ada radius nhr-21 kalah cuman nih iem jgn ngarep bass jd kalo engga percaya samperin ke headfonia dah. Buat buktiin sendiri. nih iem sangat berbahaya.untungnya harganya untuk level ini masih sangat bersahabat.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  17. Rifqi

    5 out of 5 Enak banget...

    (verified owner)

    Sempat ragu pas mau beli karena karakter suaranya yang punya bass tipis, tp akhirnya beli dan g nyesel… Sekarang saya pakai tips jvc karena bassnya lebih keluar d tips ini tanpa ngurangin kualitas vocal…

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  18. chevalier.treizieme.ciel

    5 out of 5 Gak Salah Nih?

    (verified owner)

    Terima kasih sebelumnya pada headfonia store yang udah nyedian nih barang.
    Tujuan utama saya sebenernya nyari pengganti buat Sony MH1C saya yg rusak (T-T) dan tadinya saya malah nggak tahu ada Shizuku.
    Saya baru tahu pas iseng2 aja nonton video review di YouTube (gila Om Mike!!!) dan kebetulan headfonia store juga jual (karena di luar JKT dan gak ada waktu buat ke sana, ya keracunan lewat video dah).

    Saya sebenernya awam banget dalam hal – hal beginian, maka yang bisa saya bahas yg bisa dibedain telinga dan tangan saya aja deh.
    1. BENING (It’s True Broh! As Heard on Video!) -> dibandingkan MH1C, jelas lebih bening yang ini, suara – suara kecil dan detail yang sebelumnya gak kedengeran tiba – tiba muncul. Mulai dari suara kresek2 sampai suara suara instrumen lain yang tadinya gak kedengeran jelas. Jadi ketahuan mana rekaman yang bagus mana yang kuran :D
    2. BASS masih dapet, walaupun gak terlalu jeduk – jeduk
    3. BUILD oke banget, kesan cukup mewah, kabel gak tipis2 bgt
    4. ISOLASI oke lah walaupun gak terlalu kedap

    Overall : Puas sekali dapet IEM begini dengan harga begitu
    Sampai heran saya, apa gak salah nih ngasih harga IEM-nya? Hahahaha….

    Tks Headfonia

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  19. Jemmy R.

    5 out of 5 Favorite baru gue

    (verified owner)

    Siapa bilang nih iem gak ada bass nya……punchy coy and it’s SPARKLING…..
    Gak salah kalau nih iem hype banget, thx Mike

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  20. bernardus Bagus

    5 out of 5 awalnya kecewa tapi ternyata enggak

    Ane pengguna tenore awalnya terus ingin coba iem rasa baru. akhirnya beli co donguri ini. barang sampai langsung colok iphone 5s + spotify.. kok gini yaa suaranya, berantakan treble nya ngecring walau gak pedes banget dan midnya nyerang. akhirnya ane gak pake sampai semingguan. lalu liat-liat review disini langsung ane coba pake set-up baru, xperia tx + file flac yg audiophile dan hasilnya gile. bening banget setiap detil dari musik dan suaranya rasanya ada dan rapih. suara vocalnya seperti ada di depan ane. kesimpulannya memang ini gak all-rounder, bass nya banyak yg bilang kurang tp di kuping ane rasanya pas tp kurang body dikit. harus pake file rekaman yang bagus kalau enggak rasanya gak enak didenger. demikianlah review dari kuping kaleng ane.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  21. icefrog111

    5 out of 5 Bening Banget

    (verified owner)

    #kerehore

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  22. te9uhpratam4

    5 out of 5 Like an Angel Voice

    Ceritanya penasaran ama review & video yang hype bgt ttg ni IEM, akhirnya mesen yg versi reterPP. Langsung cobain pertama ke Iphone (Apple Music). Hasilnya lo…lo.. ni apaaa? Suaranya lembut bgt, bening iyalah,, cm suaranya itu karakternya unik, sensasinya kyk lu mkn permen kapas, manis tp ringan, gak sakit ke kuping.

    Trus dicobain ke Fiio X5 pake Lagu – lagu Disney, Wihh.. beningnya masih, detail, staging, semuanya dapet. Cuma rada heran ama review yg bilang ni IEM gda bassnya. Bassnya tetep ada kok, malah pas mnrt gw. Entah apa karna kuping gw bkn tipe basshead, yg jlas ke Fiio X5 suaranya cakep, bassnya pas, suara helaan nafas cewek jdi intim bgt kyk ngom disebelah gw. TOP Deh Thx Headfonia buat ngenalin IEM Ajib ni..

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  23. ferdiansatriawan

    5 out of 5 IEM pasangan serasi untuk Lotoo Paw5000!

    (verified owner)

    Pertama kali denger ttg nih iem dari desas-desus yg disebarkan di channel youtube HFS. Lalu nonton preview/review nya ko Mike jadi makin bikin penasaran. Cuma gak langsung khilaf utk beli, sebelum audisi sendiri. Singkat cerita setelah audisi dan di-pair ke paw5k, ternyata ini IEM yg gue cari. Berhubung daftar playlist kebanyakan lagu vokal & akustik. Sector mid-nya yg spesial menjadi pasangan terbaik utk paw5k yg punya karakter mellow. Sehingga lagu2 mid-centric menjadi terasa nuansa relaxed-nya, intimate & grand ambience. Thx HFS untuk produk2 berkualitasnya. Sukses terus

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  24. Adi

    5 out of 5 The best IEM harga murah

    (verified owner)

    Gw dateng ke heaffonia store tujuannya mau beli radius nef31, secara gw jg masih pemula bgt buat bidang audio ini, tapi ko edwin dengan ramahnya memandu gw supaya mendapatkan IEM yg tepat. Thank you ko edwin dan ci siapa lupa namanya. Pertama gw test dari radius nef31 colokin ke hp ( dalam hati ini IEM bagus bgt ) secara gw biasa maenan IEM 70rb’an pas nyobain yg 499k langsung kaget, gw test lagi pakai Fiio A3 makin bagus suaranya, masih kurang lagi gw test pakai Fiio e17k makin mantep, sampai akhirnya gw di perkenalkan sama Co-Donguri shizuku gw langsung bengong, ini IEM bener” bening, nada” yg tadinya gak kedengeran pakai ini bener” hidup lagu gw, apalagi lu tambah pakai Fiio e17k makin ajib ini suara, build qualitynya jg bagus dari bahan metal gitu + spin fit makin berasa kesan nyamannya. Gw gak bilang nef31 jelek, cuman di nef31 bassnya lebih kegedean aja menurut gw, di Co-Donguri shizuku ini bassnya ttp dpt tapi gak sebesar radius nef31, belum lagi kabelnya lebih kuat. Orang” yg dtg ketoko pada nyari ini IEM, gw gak mikir lama langsung gw ambil 1 ( soalnya gw tengok stoknya tadi dari 6 di etalase kok sisa 3, wah ini mah harus cepet”an. Hahaha )

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  25. priyangga

    5 out of 5 iem paling bening dan bersih di kelas di bawah satu juta!!!!

    (verified owner)

    sebetulnya saya ada iem inceran di HFS untuk upgrade dari nhr 21 dan ada 2 kandidat. sambil berpikir untuk pilihan yang saya jatuhkan ,sy liat ada ocharaku ini ,saya daftar waitlist. belum juga memutuskan pilihan mana yang saya beli,eh malah ada email memberi tau bahwa ocharaku datang, saya iseng ingin coba dan beli ocharaku co-donguri.
    paket pun datang dan saya membuka paket tersebut.

    Dari segi kemasan dan kelengkapan:

    box tidak ada spesial,hanya box karton mini mungkin ukuran 7 cm x 9 cm yang terdapat gambar iem. saya mulai membuka dan ada karton terbuka. kelengkapan: buku manual, spinfit putih 3 pasang(S,M,L) bahannya spertinya spinfit jepang, soalnya lebih soft n tengahnya lbh keras drpd spinfit universal yang saya punya. terus iemnya sendiri di bungkus plastik.

    build quality:
    jack L shaped low profile,gold plated, kabel tebal jangan khawatir bila yang ingin beli. dan housing pengerjaannya halus banget dan solid. bentuknya sprti ocharaku line up donguri yang lain berbentuk sperti biji kenari hahahaha.

    sound quality:

    saya temani dengan dac radius al-lch91 .saya menilai ini iem SQ paling bening,bersih dan soundstage luas di kelas di bawah satu juta, g ada lawan. saya rasa iem ini bermain di freq mid low-high dengan proporsi pas. untuk bass mnrt saya cukup tight dan nonjok ,g tau lagi untuk bass head akut hehehehe..
    untuk mid dan vokal sy rasa pas cukup berbodi dan terkadang sibilance bila rekaman kurang bagus. trus masuk bagian high, sbtlnya sy tipikal org tdk tahan dg treble yang menusuk banget, dan ada org bertanya “shizuku treblenya nusuk?” klo bg saya treblenya pas bagi saya tdk terlalu menusuk. bahkan bg saya treblenya lbh baik dr pd nef 31 dan nhr 21 dg eartips bawaan d beberapa lagu. sbtlnya saya sdh audisi bbrp iem untuk upgrd. tp pernah sy di tawari iem yg bodi metal/titanium atau apalah itu (hahahaha…) d range 3 jt tp saya tdk suka terblenya terlalu nusuk banget.

    kesimpulan:

    ini bener-bener truly a gem. sq bening ,soundstage lega, untuk kelas harga dan g ada lawan untuk sqnya. dan klo di price 1-2 jt an iem ini masih layak. hehehehe

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  26. Indra

    5 out of 5 Bening banget

    (verified owner)

    Pertama kali pakai jujur aja kurang nyaman sama spinfit nya soalnya selama ini kebiasaan pakai foam nya shure, buat soundnya emang paling bening buat under 1jt, langsung dicoba pake iphone + spotify, hasilnya surprisingly bening banget, lebih fun daripada shure se215, somehow ngerasa lebih bening jg, bass nya pun bisa dibilang cukup body nya ga kurang ga lebih, it was quite fun iem, soundstage pun lega

    Ga rugi deh pokoknya. Dan kudu bener2 diperhatiin jg masalah kualitas rekamannya, kalo ga bagus bakal kerasa lumayan nusuk

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  27. freddy Yufen

    Ocharaku Co-Donguri

    (verified owner)

    AK-240 + Ocharaku Co-Donguri

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  28. Winston

    5 out of 5 Mystical IEM

    (verified owner)

    Mau coba nulis review.
    Nasib bukan orang Jakarta, ga bisa test drive barang di HFS langsung.
    Jadi ya modal yakin dan berpegang pada jurus silat lidahnya Ko Mike & Ko Edwin, yang menurut ane mutlak Mastah Audio Indonesia.

    Singkat aja, Ocha-nya dateng sejam sebelum nulis review.
    Dateng lgsg test drive , colok ke komputer setel macem2 instrumental dan genre layin layin.
    Pertama, saya shock gan. Saya merasa ketipu ama ko Mike and Ko Edwin.
    Soalnya pas saya pake kok suaranya kesannya jauh, bassnya sama sekali ga ada pokoknya hampir merasa menyesal.

    Usut punya usut, saya makenya kurang masuk fit ke kuping.
    Begitu gue teken masuk JLEB, langsung . . . . LEGAAAAA.
    Emang Ko Mike ama Ko Edwin telinganya sakti bener dah.

    Ternyata Bass nya ada!!!
    Kalo masalah suara . . . Bersih . . . Cling . . . Asoy . . . Gurih . . . . . . ah udahlah . . . pasrahkan saja pada omongan Ko Mike ama Ko Edwin.
    Yang bisa saya tambahin cuma 1, Shizuku ini bahkan lebih detail drpd headphone saya ATH M40x.
    Jadi suara2 yang ga kedengar pakai M40x di sini kedengar.
    Saya kebetulan masih pemula di bidang Headphone & IEM , tp berkat Shizuku sama M40x saya jd tau apa itu bersih, apa itu bass dan apa itu sampah yang selama ini cuma saya dengar dari video Youtubenya HFS.

    Saya termasuk beruntung dapet nih IEM, jadi tanggal 4 kemarin HFS posting re-stock di Instagram.
    Jam 10/11 pagi itu, jam 11 sampe jam 1 baca2 lihat2 review langsung transaksi.
    Clear . . . duduk duduk leha leha.
    Jam 4 sore buka HFS lagi, click Shizuku ada tulisan merah :

    STOK KOSONG

    Muke Gile Lu Ndro . . . .

    Buat yg masih galau nyari IEM dibawah 1jt, hajar udah ini IEM.
    Jangan hajar kalo anda pemburu BASS yang mak-strONK, karena Shizuku ini bassnya calm mirip kayak foam kopi starbak.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  29. Handi

    5 out of 5 Ocharaku Best Low Price IEM

    (verified owner)

    Ini iem yang sangat booming saat ini. Saya sudah bertemu dengan banyak teman yang suka dengan audio portable. Semua setuju bahwa iem ini layak dihargai melebihi harganya. 700 rb untuk suara seperti ini jelas sangat mewah. Detail bersih, bass empuk, benar2 cocok utk musik2 audiophile, jazz dan akustik. Kekurangan hanya pada rekaman2 jelek dimana sangat mungkin terjadi sibilance. Overall ini penemuan baru untuk iem kelas under 1 jt. Yang suka suara2 bening khas ocharaku pasti suka sekali dengan iem ini. Ya itung2 mau beli line up ocharaku flat4 yg harganya mahal tetapi belum mau keluar uang bantak bisa coba iem ini, sangat2 worthed buat harganya. Good job ocharaku.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  30. Widodo

    3 out of 5 Ocharaku donguri

    (verified owner)

    Pertama kali datang langsung penasaran dng ocharaku dibawah 1jt, sebelumnya aku beli ocharaku donguri ti yang oke banget basss ..
    Sizuku aku pasangan di iphone + Lch 91 dan menurut kuping gue terlalu menusuk ..mid high emang menonjol tp masih kedengeran kasar …
    Penasaran aku pindah ke picolo + dx90 ternyata biasanya aku pake C6v2 terasa to dark ..
    Setelah coba pakee sizuku baru terasa nyaman di telinga gue , mid trebel oke , vokal dr lagu adele sangat terasa ..
    Ocharaku ini bukan type earphone yang easy listening , apalagi di pakai lama ..

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  31. Raizen

    5 out of 5 IEM Edan

    (verified owner)

    Suaranya bikin impress banget, sangat2 clean, bisa jadi racun biar upgrade ke lini ocharaku yang lebih tinggi lagi, gara2 IEM Edan ini, hehehe. Yang belum punya jangan sampe kehabisan yaa nyesel bgt kalo sampe ketinggalan produk yang 1 ini.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  32. Yuva

    4 out of 5 Another hidden gem

    (verified owner)

    Kesan pertama setelah nyobain iem ini adalah rasanya Warm, adem, dan bersih. Tipe2 suara fun gitu. Slightly v-shaped. Kalau orang sering bilang co-donguri itu punya karakter bening, itu ada benarnya. Beningnya co-donguri ini terletak di midrange dan treble nya. Karena di frekuensi ini dia ngeluarin suara yang clean, transparan, nggak ada kasar2 nya. Hence “bening”. SQ wise these are quite nice.
    Vokal agak kurang lush. Mid-bass nya tebal, terasa full, dan gebukannya lumayan. Ga bakal berasa kekurangan bass di dalam lagu, tapi rolled off di sub-bass. Treblenya bersih, clean, tereksekusi dengan baik sekali. Terutama di petikan gitar & pukulan hi-hat, bisa ngasih kesan sparkly, bagian sini uenak banget.
    Treble gak ada sibilance sama sekali (kecuali kalo emang masteringnya). Jadi kalo yg bilang treblenya nusuk, kalo kata saya sih engga sama sekali hehe.
    IMHO iem ini punya kemiripan karakter suara sama duoza (cmiiw ya soalnya dulu pernah punya).
    Kalo dipakai straight down agak kurang nyaman, mungkin karena housing yg gendut. Dipakai over the ear jauh lebih nyaman dan secure krn gak kena daun telinga.
    Soundstage lumayan luas juga, 11-12 sama carbo basso yang terkenal soundstage luas.
    Pros:
    -Suara ADEM, warm and clean. Very nice treble
    -Proper SQ
    -Kabelnya bagus
    Cons:
    -Vocal kurang lush
    -Rolled off di sub-bass

    Thanks.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  33. agungmanata

    5 out of 5 Perfect

    (verified owner)

    awal dateng gue coba test cuma pake iphone + Spotify tanpa setup lainnya dan kesan pertama bener-bener kagum
    satu kata lah awesome!!!

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  34. weldi

    5 out of 5 Claritynya mantap

    (verified owner)

    pas pertama mau beli, jujur aja takut kalo fittingnya ga pas dikuping, karena bentuknya kayak biji gitu dan keliatannya gede banget kalo dibandingin sama nef11 dan surpirisingly cocok dikuping. terus setelah barang sampai, langsung, nyobain denger pake 3 lagu aja, erotomania, enigma machine live sama lagu apink the wave, wah kerasa banget banyak suara yang sebelumnya ga kedengeran di nef11 dan sabia v2. claritynya bener-bener bagus, soundstage juga menurut saya luas, cukup luas buat kuping kaleng saya. overall, best iem for me under 1jt.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  35. johniken20

    5 out of 5 truly a gem in a box IEM

    (verified owner)

    bening nya gak main2 nih IEM, cukup nyobain lagu antique, disini vocal nya terasa bening seperti bener2 asli berada di studio rec nya, soundstage lumayan lah. cobain bbrp lagu jepang, jpop,jrock, dan orchestral… jujur cocok habis… sebelum nya ane pke nef 11, di shizuki ini terasa bngt suara yg ga ada di nef11, kedengeran di shizuku donguri ini :D

    thx for bringing this HfS

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  36. Alfari

    5 out of 5 Jernih Banget

    Saat melihat video ulasan produk nya di youtube, ada satu hal yang masih pertanyaan, yakni dari karakternya yg bright (nonjolin Mid dan High) apakah suara dari IEM akan nusuk kuping, bikin kuping cepat capek dan sakit.

    Tapi…, Setelah ngetes langsung nih IEM, ternyata pertanyaan tersebut sudah bisa saya jawab sendiri.

    MID & HIGH : jernih banget, ga nusuk, suara yg dihasilkan seakan ga langsung nyerang ke kuping, tapi nyerang seluruh ruang kepala saya, seakan tubuh sudah tertaman DAP dan speakernya ada dalam kepala saya. Ada instrumen2 yg ga bisa dihasilkan oleh beberapa IEM (saya punya Duoza dan Zero Bass) bila dibandingkan dari segi Mid dan High tapi mampu dihasilkan oleh IEM ini.

    LOW : Bisa saya katakan bass bermain pada porsinya.
    Tapi saya juga punya AMP Fiio A1, bass lumayan lebih berasa lagi. Untuk dengar musik2 selain nonjolin vocal atau instrumen, IEM ini masih enak dipake, anehnya malah bisa bikin getar2 nih kepala. Sperti musik2 remix tropical, reggae dan rock masih masuk.

    Saya senang banget menjadi salah satu pemilik IEM Co-Donguro Shizuku ini.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  37. Marshall Timbuleng

    Co-Donguri Shizuku

    Singkat saja, very enjoyable. Bass oke, mid lumayan bagus, treble mantap, great soundstage. Slightly V-shaped to my ears. Build quality kokoh, kabel cukup tebal, tangle-free tentunya. Packing dan paket bawaan sederhana, tidak menyertakan case/pouch, hanya ear tips SpinFit ukuran S, L (ukuran M terpasang secara bawaan). Saya mengganti ear tips SpinFit bawaan dengan ear tips double flange untuk mendapatkan noise isolation dan bass response yang lebih baik (personal preference sih). Overall, best quality product for its value!

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  38. Rian

    5 out of 5 Super Bening

    (verified owner)

    Best entry level IEM untuk yang mencari suara bening. Biasa pake tenore begitu pake shizuku langsung ngerti seperti apa itu suara bening..
    Pertama kali pakai agak susah nyari fitting yg pas karena housing lebih bulky dibanding tenore, tapi dipakai terus2an akhirnya lumayan nyaman walaupun masih lebih nyaman tenore untuk urusan fitting

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  39. m.fadli.54

    5 out of 5 IEM Hore gk sampe sejuta

    (verified owner)

    Ikutan po gara-gara kena racun om mike di youtube + nyari iem buat nemenin si msr7
    Pesen dri tanggal 17 des, baru sampe hari ini
    Unboxing bntr, trus celupin k telinga, daannnn bum, suaranya bening abiss bis bis, gk kalah sama msr7, soundstage buat sebuah iem maknyus (ane bandingin ama momentum tmn ane, beda tipis bro)
    Suaranya main di mid dan high, mirip bgt kyk msr7, dan bassnya pas di telinga ane
    Thanks HFS udah dikenalin ama IEM mantep murah hore ini

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  40. estha.legowo

    5 out of 5 JAGOAN BARU YANG SUSAH DIKALAHKAN

    (verified owner)

    seperti biasa gue memerlukan beberapa hari setelah beli untuk memulai review. iem ini gue jemput tanggal 30 desember kemarin.

    gue tau pasti banyak banget yang bakalan review ni iem, jadi gue akan langsung ke pros and cons supaya pembacanya langsung dapat poinnya dan semoga berguna bagi pecinta audio yang lain.

    alat test:
    -samsung s5
    -fiio Q1
    -hs custom cables micro to micro

    oke langsung saja.. bismillah

    PROS
    -suara nya bening sekali. seperti crystal clear dan semacamnya
    – separasi instrumen yang brillian.
    – detail nya luarbiasa.
    – kabel yang kuat dan housing yang terlihat ‘mahal’
    -punya karakter yang beda alias berkarakter
    – gak capek disiksa lagu lagu yang teknikalitas tinggi

    CONS:

    -kemasan nya gitu doang
    -aksesoris minimalis
    -sedikit keteteran di vokal..
    – bodi bass nya terlalu tipis
    – meskipun forgiving, tapi tetep kerasa manja. (kalo rekamannya gak bagus, ni iem gak bisa nolong apa apa.. suaranya jadi kayak “lah kok jadi gaenak?’
    -setting fitting nya mesti lama. susah buat kawin sama kuping
    – gak semua orang bisa cocok dengan karakternya

    KONKLUSI:

    sepertinya iem ini memang jadi raja nya iem bening. bisa gue bilang sebagai the real audiophile earphones under usd 100. suaranya fantastis bersih dan detail nya bagus sekali. soundstage nya dibilang cukup luas untuk iem. ini bukan earphone untuk basshead atau yang suka sweet warm vocal, atau v shaped. ini earphone yang kinda bright but kinda warm too. ditengah tengah situ pokoknya.

    kalo elu hardcore vocal lovers jangan ambil ini. lu gaakan satisfy di vocalnya secara penuh. ini bener bener iem yang punya kualitas gokil buat elu yang suka treble.

    bisa dengerin genre apa aja? boleh aja di semua genre tapi asal jangan di bass yang gede dan lagu lagu yang kualitasnya jelek.

    semoga membantu!

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  41. Quito G. Siagian

    5 out of 5 Bening Banget

    Abis nonton reviewnya langsung pengen coba. Akhirnya kebagian juga di batch kedua. Ga nyesel banget. Suaranya dipaduin sama DAC Radius bening banget, jauh di atas harganya. Bassnya buat gue sih pas banget, lumayan nonjok juga buat low bass. Buat gue cocok karena gue suka mid yang deket, terutama buat vokal sama saxophone. Mungkin buat beberapa orang, treblenya bisa terlalu nusuk.

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  42. benwaigel2013

    5 out of 5 IEM GAIB, JERNIH, PALING TERJANGKAU

    (verified owner)

    IEM yang keren banget di bawah satu juta, mungkin harganya juga ga wajar satu juta bisa sepert ini ?Highnya bening sekali instrument apapun sangat terasa cymbal, xylophone, electric guitar wah gile., Midnya cukup maju untuk lagu – lagu tertentu bisa saja tidak enak, bassnya cukup dan gak blebler. Buat sebagian pendengar mungkin kurang banyak kuantitasnya, tapi buat saya sudah cukup baik. Nef-31 saya jadi terlalu besar bassnya setelah mndengar si “rain drops”. Hebatnya IEM ini, karena saking beningnya saya dapat mendengar detil yang tidak terdengar sebelumnya di Nef-31, GAIB COYYY. Biasanya IEM yang di atas lima juta baru bisa mengeluarkan detail tapi di shizuku ini, gile coyyyyy. Satu hal yang harus diperhatikan, IEM ini cukup jujur sehingga lagu dengan kualitas file yang buruk dapat trdengar dengan jelas, dan cukup tidak enak didengar, rekaman dengan mastering yang terlalu maju juga akan terasa tingkat majunya, mungkin bagi sebagian orang akan terdengar tidak nyaman padahal sudah diyakini kalau kualitas rekamannya yahud, saran saya coba ganti eartips bawaan ke ukuran large. Rasa sakit agak berkurang, dan lebih nikmat mendengar lagu seperti j-pop, k-pop dan top 40, bass juga jauh lebih enak di eartips large dan hebatnya bassnya sangat bersih, pas banget rasanya. Sepertinya cukup ulasan saya mengenai IEM ini, kalau penasaran mending coba, dan langsung beli biar makin poll. Kalo ga beli nyesel lo, HEHEHEHEHE, Thank you buat HFS udah datengin barang ini ke Indonesia,

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  43. Ahlan

    5 out of 5 IEM Dengan Tingkat Kebeningan TERBAIK

    Pertama kali dateng ke toko awalnya pengen nyoba-nyoba line up barunya zero audio ya itu carbo mezzo dan zero bass tapi pas nyoba kok ini berdua bassnya bikin kepala gue pusing ya :( Emang sih gue bukan basshead malah cenderung suka yg detil cring di high sama midnya yg present, open, bersih. Setelah nyoba dua itu eh dideretan demonya ada co-donguri shizuku, langsung coba colokin ke fiio x3ii gue, di otak langsung terpikir dan bilang “ini yg gue cari, ini sq gue banget” haha :D Dan saat itu katanya stocknya lagi abis, gue akhirnya dp buat batch kedua bulan desember, tepatnya 30 desember kemarin gue udah dapet co-dongurinya.
    Jadi buat ukutan iem dibawah satu juta atau beberapa tingkat diatasnya sih gue rasa ini iem tingkat kebeningannya terbaik ya, highnya ngecring, midnya rada maju dikit, detilnya bagus dan fyi langka diharga segini dapet detil yg begini bagusnya, bassnya cukup gak gede tapi gak bisa dibilang gak ada bassnya ya meskipun gak gede dan gak banyak kaya line up terbarunya zero audio. Meskipun untuk beberapa lagu yg memang masteringnya jelek atau acak-acakan bakal kedengeran unforgiving di co-donguri but it’s not a big deal for me, this is the sq can make me blow away and it’s enough for me.
    Buat yg pengen nambah bassnya biar lebih kedengeran sebenernya bisa ganti eartips bawaannya yg biasanya lo pake ke size yg lebih besar dari eartips bawaannya (misalnya biasanya pake S ganti coba pake M dst). pertama kali eksperimen gue pake M terus ganti ke L emang bener terasa bassnya lebih nambah gede tanpa ngurangin yg lainnya yg memenang udah gue pengenin :D
    Sudah selayaknya iem ini dapet hype yang gede banget kaya sekarang!
    thanks hfs! :)

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  44. adie250

    4 out of 5

    (verified owner)

    kena racun juga akibat ntn youtube headfonia akhinya inden untuk batch kedua …pelunasan tgl 30 desember tanggal 2 januari barang sudah datang padahal gwtinggal di takengon aceh tengah.. …langsung coba nih iem…pertama pakai eartips bawaan ukuran s jujur ga terlalu suka dengan suara dihasilkan mungkin kurang cocok di kuping midnya terlalu tinggi dan treblenya terlalu cring dikuping..akhirnya coba ganti eartips bawaan dengan eartips comply tsx 200 ..dan bener memang nih iem bening bgt..detail nya juara bgt bass cukup tidak terlalu punchy tapi klo untuk denger lagu2x double pedal agak pas-pasan ….mid juga gw rasa masih agak terlalu maju….overall best bgt nih iem buat budget under 1 jutaan..kesimpulannya seeh nih iem cocok bgt buat lagu2x seperti accoustic, soft rock,jazz atau pop tapi buat bass lover seperti edm mungkin iem ini kurang cocok..

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

  45. Radian

    5 out of 5 Co-donguri

    Simple, unique, effordable, hi quality iem

    (0) (0)

    Something wrong with this post? Thanks for letting us know. If you can point us in the right direction...

×

Don't have an account? Sign Up

SKU: N/A Kategori: , Tag: ,